About
- 1.Namun, cerita tentang sepasang kelinci tersebut belum selesai sampai disitu karena meskipun0:38
- 2.tiada raga dan hanya menjadi arwah penasaran yang melayang layang di akhirat. Menunggu dan menanti panggilan tuk menuju0:38
- 3.tempat abadi tuk menetap selamanya. Sementara di kala penantian tersebut ada sepasang tupai mencoba mendekat ke arah0:36
- 4.sepasang kelinci yang sedang kebingungan. Dan dengan sedikit perasaan ragu si tupai mulai bertanya mengapa kelinci yang sudah selamat sebelumnya ternyata sama sama masuk ke dunia ini dan bukannya sudah bahagia selamanya di kebun pak tani. Dan0:33
- 5.kelinci tersebut menjawab bahwa mereka meskipun selamat dari kejaran pemburu, namun nasib sial tetap menjumpai mereka di ladang pak tani dengan menjadi santapan anjing0:38
- 6.pak tani. Ternyata nasibnya juga sama, menjadi korban dari sosok yang lebih kuat. Kaum lemah pasti tertindas dari kaum yang kuat serta berkuasa. Tak lama kemudian0:40
- 7.penjaga pintu akhirat memanggil sepasang kelinci itu dan bertanya tentang apa yang mereka alami sehingga bisa masuk ke dalam dunia ini. Beberapa jam kemudian, setelah menyimak0:35
- 8.jawaban dari sepasang kelinci tersebut, petugas penjaga pintu akhirat menyuruh kedua kelinci itu untuk mengunjungi suatu tempat yang jalan menuju kesana harus melalui jalan naga di atas awan yang jauhnya ribuan kilometer. Mau0:37
- 9.tidak mau, perintahnya harus diikuti. Perjalanan yang sungguh jauh dan melelahkan, tidak cukup setahun untuk menuntaskannya. Dan setelah banyak waktu terlewati serta0:42
- 10.halangan dan rintangan yang ada. Sepasang kelinci tersebut akhirnya sampai di tempat yang dimaksud, dan harus segera melakukan perintah itu sesegera mungkin. MEMADU KASIH !!0:39

